Sabtu, 27 Juni 2015

Tanda-tanda Orang yang Diterima Taubatnya

Sudah menjadi kelaziman umum bahwasannya manusia adalah tempat salah dan lupa. Hal ini merupakan sebuah proses bagi manusia untuk senantiasa meningkatkan kualitasnya dari hari demi hari. Perkembangan tersebut dapat dipantau dengan tingkat ketenangan batin yang bisa diperoleh dari kelihaian seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan dan persoalan, serta pergaulan.


Sebagai sebuah bentuk kontrol diri, dalam islam dikenal dengan adanya konsep taubat. Taubat merupakan titik awal sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Kesalahan dan kealpaan yang ada, dijadikan sebagai sebuah pengalaman yang tidak boleh terulang. Baik dalam sebuah hubungan antara sesama manusia, hubungan dengan alam, terlebih lagi hubungan dengan Sang Pencipta. Kesemua sisi kehidupan tersebut merupakan fasilitas penempaan diri seorang manusia dalam memperoleh hasil maksimal bagi tingkat kualitas hidupnya.


Para ulama memberikan kesimpulannya, bagaimana seseorang yang bertaubat diterima permohonan taubatnya. Tidak kurang dari enam ciri-ciri yang disebutkan oleh para Ulama tentang orang yang diterima taubatnya. keenam ciri-ciri tersebut antara lain:


1. Seseorang tersebut tidak merasa dirinya terpelihara dari kemaksiatan, sehingga ia senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap kemaksiatan dari berbagai jenis dan bentuknya.

2. Hati seseorang tersebut senantiasa melihat jauh ke depan, bahwasannya kebahagiaan hakiki perlu perjuangan, karena itu ia melihat dunia adalah ladang untuk memperoleh kebahagiaan di akhirat.


3. Seseorang tersebut condong untuk belajar tentang kebaikan, dibandingkan terlena dengan sesuatu yang sebenarnya sia-sia, bahkan menyesatkan.


4. Memandang apa yang dianugerahkan kepadanya berupa harta adalah amanat sehingga sebanyak apapun meski dimintai pertanggungjawaban, serta haus akan perbuatan baik yang dilakukan karena Alloh semata.


5. Meliputi segala aktifitas kehidupan dengan diiringi niat karena Alloh, Baik kegiatan ibadah ansikh, maupun aktifitas muamalah/hubungan sosial, perdagangan, bisnis, organisasi dan lain sebagainya.


6. Senantiasa menjaga dirinya agar tidak merugikan diri sendiri, terlebih lagi merugikan orang lain, baik secara lisan maupun perbuatan.

Demikian beberapa ciri-ciri orang yang InsyaAlloh diterima taubatnya oleh Allah SWT. semoga kita termasuk di dalamnya. amin.
(dari berbagai sumber)

Sardana


Sumber:
http://walau-satuayat.blogspot.com/2009/07/tanda-tanda-orang-yang diterima.html?m=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amnesti Pajak Berakhir, Objek Baru Lahir

Hiruk pikuk pelaksanaan program pengampunan pajak atau tax amnesty yang berlangsung selama periode Juli 2016 sampai dengan Maret 2017 tel...