Sabtu, 30 Juli 2016

Ini Sungguh Mengagetkan

Seperti biasa setiap kali pergi ke masjid untuk sholat tarawih ataupun i'tikaf Ramadhan yang lalu selalu membawa handphone. Karena memang saya terbiasa membaca Al-Qur'an dari aplikasi yang ada di hp.
Namun Sabtu dinihari jam 3-an tanggal 2 Juli 2016 bertepatan dengan malam 27 Ramadhan 1437H, tiba-tiba banyak dering tanda pesan WhatsApp. Tentu itu bukanlah pertanda turunnya 'lailatulqodar' . Namun, ini sungguh mengagetkan.

Pesan ucapan selamat berderet di WA. Ya rupanya ada SK Mutasi Eselon III, dan saya masuk salah satunya. Ini sungguh mengagetkan.

Namun itu baru sederet ungkapan selamat, belum tahu di mana amanah itu diberikan. Download file SK tersebut beberapa saat sambil dagdigdug ke mana lagi tempat pengabdian berikutnya. Setelah file terunduh, kubuka isi file berformat pdf tersebut, ada 20 halaman dan 334 jabatan yang ada. Untuk mempercepat, langsung gunakan fasilitas fungsi searching. Kuketik namaku, Sardana, dan aktifkan perintah mencari. Hasilnya, jabatan baruku sebagai kepala bidang keberatan, banding, dan pengurangan pada Kantot Wilayah Papua dan Maluku, yang berlokasi di kota Jayapura. Ini sungguh mengagetkan.

Jayapura pastinya akan jadi destinasi tempat tugas selanjutnya. Mencari tahu tentang seluk beluk kota itupun mulai dikumpulkan, baik dari dunia maya maupun dunia nyata. Setiap ada waktu luang, googling jayapura adalah teman setiaku. Ada teman saat kuliah S2 dulu yang jadi dosen di Universitas Cenderawasih. Kukabari dia kalau saya akan pindah ke Jayapura, komentarnya, "Saya harus ucapkan apa nih?, alhamdulillah atau innalillahi?". Kujawab saja, "Ucapkan saja dua-duanya, alhamdulillah dan innalillahi". Tertawa dia. Ini sungguh mengagetkan.

Karena kabar mutasi datang saat liburan lebaran, pastinya keluarga harus dikabari. Baik keluarga istri di Bandung maupun keluarga orang tua di Indramayu. Ketika disampaikan ke mereka, komentarnya singkat,  "Jauh ya", tanpa ekspresi kaget sedikitpun. Apalagi paman 'mang Umar', malah cerira-cerita lucu tentang temennya yang ditugaskan di Papua, tentu saja membuat anak-anak jadi pada tertawa. Ini sungguh mengagetkan.

Jelang sepekan keberangkatan banyak teman-teman yang sudah lebih dulu bertugas di Jayapura menghubungi saya menanyakan kapan datang naik pesawat apa. Diluar dugaan mereka memberikan sambutan yang luar biasa, mulai dari penjembutan di bandara Sentani, jamuan maksi, antar jemput ke hotel, sampai urusan rumah dinas. Mas Dwi, mas Fauzan, mas Firman begitu rela direpotkan oleh saya. Ini sungguh mengagetkan.

Untuk mengabarkan kegembiraan ini, bahwa saya telah tiba di Jayapura dengan selamat dan sambutan sangat sangat dari teman-teman Jayapura. Ingin rasanya segera update status di medsos, namun selalu gagal. Rupanya, sudah beberapa waktu jaringan internet dari T*lk****l di Jayapura sedang kurang maksimal karena terputusnya kabel serat optik akibat gempa di laut Sarmi. Ini sungguh mengagetkan.

Masih banyak hal mengagetkan lainnya dari kota Jayapura, yang menepis sebagian bayangan tentang Jayapura.


Saya, Sardana dan pak Vincentius Sukamto (Kepala KPP Pratama Manokwari), saat pertama kali menginjakkan kaki di bumi Cenderawasih. Bandara Sentani Jayapura. Selasa, 19 Juli 2016

1 komentar:

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    arena-domino.club
    arena-domino.vip
    100% Memuaskan ^-^

    BalasHapus

Amnesti Pajak Berakhir, Objek Baru Lahir

Hiruk pikuk pelaksanaan program pengampunan pajak atau tax amnesty yang berlangsung selama periode Juli 2016 sampai dengan Maret 2017 tel...